Deskripsi

“Lengkung SPEKTRUM FAJAR SENJA aneka warna KASIH SETIA ALLAH yang mengayomi JEJAK LANGKAH KEHIDUPAN bertanda nama 'BELUM'!"

Minggu, 28 Desember 2014

Sajak-sajak super di penantian


(A. G. Hadzarmawit Netti)

1

Tangis yang pecah dari mulut mungilmu
ketika engkau keluar dari rahim bunda
adalah awal rintihan penderitaan
yang  memantul-mantul
di palungan kandang Betlehem
dan gemanya membelah taman
 Getsemani,
memecah genderang telinga Kayafas,
dan Pilatus,
mengguncang tembok-tembok gedung pengadilan,
dan gabata
lalu membelah angkasa di bukit Golgota
dalam teriakan:
eloi, eloi, lama sabakhtani?!
demi manusia dan dunia
….........
Sudah genap!!!

2

Seekor gagak terbang
melintasi kepalamu di belantara
berkali-kali
Dicakarnya rambutmu
dengan jemari kakinya
yang runcing
Ia ingin bertengger
membuat sarang
bertelur dan mengeram
di kepalamu berambut gondrong.
Tapi kaubilang:
Ah, tak sudi!
Tak sudi!
Kaukebas-kebaskan tanganmu
Kauhalau dengan hardikan suaramu
yang lantang
kendatipun kerongkonganmu dahaga
dan perutmu lapar
dalam pertapaan panjang
yang kaujalani
Sebab di sungai Yordan
merpati putih telah turun
ke atas kepalamu
bersarang di dadamu
bertelur
dan mengeram di hatimu
untuk menetaskan
anak-anak merpati putih
yang kelak terbang
dan hinggap
di kepala setiap orang yang menyambutmu
dan bersarang di dada
 setiap orang yang mengasihimu

3

Tali pusarmu yang diputuskan
untuk memisahkan dirimu
dari tembuni
ketika kelahiranmu di Betlehem
dari maria
telah menyimbolkan pemisahan
 dirimu yang kudus
selaku logos yang menjadi manusia
 dengan kefanaan
yang terhubung pada dirimu yang ilahi
lantaran kuasa roh kudus
dan naungan allah yang mahatinggi

4

Darah penyunatanmu yang menetes
di usia hari ke delapan
sebagai manusia
telah memberikan warna
penebusan
bagi lembaran sejarah
dunia
dan manusia
serta semua makhluk bernyawa
di tengah ruang
dan waktu
antara Januari dan Desember
silih berganti

5

Tubuhmu yang dipakukan
di salib
di Golgota
adalah pakta perdamaian
yang dikukuhkan
antara langit dan bumi
Dan lambungmu yang terkoyak lembing
adalah lambang
dikoyakkannya surat
utang dosa
 yang tertanggung atas dirimu
Air dan darah
yang tercurah dari nganga lambungmu
adalah simbol
penyucian dan penebusan
demi hidup abadi siapa-siapa

6

Jasadmu yang dikuburkan
adalah simbol pemisahan
 antara kefanaan
dan keabadian
demi metamorfosa
yang menyata pada kebangkitanmu
dalam tubuh surgawi
agar siapa jua yang berserah kepadamu
menjadi seperti malaikat
malaikat di surga

Dan kenaikanmu ke surga adalah petunjuk nyata
keilahianmu yang pada mulanya adalah logos
yang adalah Allah
bersama-sama dengan ALLAH.

***

Kupang, 0125122014
di penantian Gunung Sinai Naikolan:
Marana tha

Selasa, 02 Desember 2014

ADVENTUS

Adventus Natal (parokilaurentiusbdg.org)

(Oleh: A. G. Hadzarmawit Netti)

Adventus (kata Latin), artinya “kedatangan”. Kata adventus merupakan terjemahan alternatif dari kata Yunani, parousia, artinya “kedatangan”. Dalam bahasa Inggris, “advent”, artinya “coming” (= kedatangan), atau “arrival” (= kedatangan).

Adventus (Latin),  atau parousia (Yunani), atau  “advent” (Inggris), dan diindonesiakan menjadi adven yang berarti “kedatangan”, dalam teologia agama kristen menunjuk pada pengharapan eschatologis, yaitu menyangkut pengharapan berdasarkan doktrin mengenai zaman akhir (Yunani:  eschatos) berkenaan dengan  “kedatangan Kristus sebagai hakim dunia pada akhir zaman”.