Deskripsi

“Lengkung SPEKTRUM FAJAR SENJA aneka warna KASIH SETIA ALLAH yang mengayomi JEJAK LANGKAH KEHIDUPAN bertanda nama 'BELUM'!"

Kamis, 14 November 2019

Kesinambungan Kepemimpinan Serta Kemapanan Kerajaan Menurut Pandangan Leluhur Etnis Rote



Oleh: A. G. Hadzarmawit Netti


SEMENJAK berabad-abad yang lalu para leluhur etnis Rote telah memiliki pandangan yang jelas mengenai kesinambungan kepemimpinan serta kemapanan kerajaan (nusak). Tugas dan tanggung jawab apa yang harus dirampungkan oleh seorang pemimpin demi kesinambungan kepemimpinan serta kemapanan kerajaan selanjutnya yang menjamin kemaslahatan rakyat, telah disadari sedalam-dalamnya oleh para leluhur etnis Rote.

Minggu, 27 Oktober 2019

Vibrasi Sejarah dan Vibrasi Kepeloporan Tokoh Sejarah dalam Eksistensi Bangsa Indonesia Antara Tahun 1908 -- 2024



Oleh: A. G. Hadzarmawit Netti


Catatan pengantar
Artikel ini telah saya kirim kepada Presiden Republik Indonesia—c.o., Dr. Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan RI pada tanggal 18 Juli 2019. Maksud dan tujuan saya ialah: semoga artikel ini dapat menjadi ‘CERMIN” refleksi berkenaan dengan perjalanan bangsa dan negara ke depan. Yang diwedarkan dalam artikel ini yakni: vibrasi sejarah; luas siklus vibrasi sejarah; vibrasi kepeloporan dan luas siklus vibrasi kepeloporan tokoh sejarah dalam eksistensi bangsa Indonesia antara tahun 1908 sampai tahun 2024, di mana secara khusus vibrasi kepeloporan Presiden Joko Widodo masa bakti 2014 – 2019 dan 2019 – 2024 telah saya ketahui dan umumkan melalui media cetak dan media internet: www.bianglalahayyom.blogspot.co.id [baca di sini] edisi 03 Juli 2014 (enam hari sebelum pemilihan presiden diselenggarakan pada 09 Juli 2014).  Setelah mencermati susunan personalia Menteri Kabinet Indonesia Maju masa bakti 2019 – 2024 di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang visi dan misinya selaras dengan vibrasi yang tersirat dalam “Kesimpulan” di bagian akhir  artikel  ini, maka artikel yang telah saya kirim kepada Presiden Republik Indonesia tertanggal 18 Juli 2019 itu saya unggah di blog www.bianglalahayyom.blogspot.co.id agar dapat dimaklumi oleh siapa saja dari belahan bumi mana pun yang menyinggahi blog ini.

Kamis, 22 Agustus 2019

Gerakan Kebangunan Rohani di Nunkolo Timor Tengah Selatan Pada Masa Pendudukan Jepang



Oleh: A. G. Hadzarmawit Netti


Pada tanggal 12 Agustus 2019 siang saya menemukan secarik  guntingan Koran Timor Express  halaman 13 yang tercecer di jalan. Judul tulisan di guntingan koran itu sangat menarik perhatian saya. Namun sayang, guntingan koran itu sudah kehilangan rujukan tanggal, bulan dan tahun koran itu diterbitkan.  Akan tetapi dari tulisan yang terdapat pada halaman 13 koran itu, ada petunjuk bahwa guntingan koran itu diambil dari  Timor Express edisi sesudah tanggal 16 September 2018. Cuplikan guntingan koran yang saya temukan tersebut memuat sebuah berita berjudul, “Perempuan Nunkolo Dipilih Tuhan untuk Bersaksi” dengan judul kecil sebelum pemaparan berita: “Syukur 75 Tahun Pencurahan Roh Kudus”. Demi kepentingan tulisan ini saya akan mengutip sebagian  berita tanpa mengubah kata-kata yang ditulis oleh wartawan Timor Express  berinisial yop/ays di bawah ini.

Senin, 05 Agustus 2019

Vibrasi Kepeloporan Gibran Rakabuming Raka Calon Wali Kota Solo Periode 2020 – 2025


Oleh: A. G. Hadzarmawit Netti

Gibran Rakabuming Raka (gambar: merdeka.com)

Saya baca detiknews/Berita-Jawa-Tengah/ dan KompasTV, yang memberitakan bahwa Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dua putra Presiden Joko Widodo, masuk bursa survei pencalonan Wali Kota Surakarta atau Solo periode 2020 – 2025. Di samping itu, ada dua tokoh lain yang hasil surveinya dirilis pula, yaitu Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (UNSRI) Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa  merupakan empat tokoh yang digadang-gadang oleh warga masyarakat pemilih di Surakarta atau Solo. Survei dilakukan di 96 titik lokasi dengan 8 responden di masing-masing titik. Survei menguji tiga kategori, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas. Ada 766 responden yang dilibatkan dalam survei.

Senin, 08 Juli 2019

Mencermati Pelantikan Bupati oleh Gubernur NTT Pada Hari Minggu dan Keberatan Ketua Sinode GMIT



A. G. Hadzarmawit Netti


HARIAN PAGI KUPANG Timor Express edisi Sabtu, 6 April 2019 memuat dua berita utama pada halaman pertama di bawah judul, “Lagi, Pelantikan di Hari Minggu” dan “Ketua Sinode Keberatan”. Judul berita pertama menguraikan tentang aktivitas Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur di bawah kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat telah tiga kali melakukan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kepala Daerah pada hari Minggu. Pertama, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo  pada hari Minggu, 23 Desember 2018; kedua, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Alor pada hari Minggu,  17 Maret 2019; ketiga, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kupang dan Ende, serta pelantikan Bupati Ngada pada hari Minggu, 7 April 2019.  Kemudian, judul berita kedua menguraikan tentang Ketua Sinode GMIT, Dr. Mery Kolimon keberatan atas aktivitas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kepala Daerah yang dilakukan oleh Gubernur pada hari Minggu.   

Sabtu, 16 Maret 2019

Jejak Langkah Kehidupan dan Pelayanan Pdt. Christiana Stefanny Vora Lada-Messakh, S.Si Teol.

 (A. G. Hadzarmawit Netti)

Kata Aluan

Pada hari Minggu, 17 Maret 2019, bertempat di Gedung Kebaktian Jemaat Gunung Sinai Naikolan di Klasis Kota Kupang, denominasi Gereja Masehi Injili di Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dilangsungkan Kebaktian Perpisahan berkenaan dengan akhir masa pelayanan Pdt. Christiana Stefanny Vora Lada-Messakh. Setelah melayani jemaat selama 36 tahun dan genap berusia 60 tahun pada 17 Maret 2019, Pdt. Christiana Stefanny Vora Lada-Messakh dengan suka cita dan bangga menjadi emeritus (orang yang dipensiunkan dengan terhormat dari tugas pelayanan jemaat).
Berkenaan dengan peristiwa khusus tersebut, A. G. Hadzarmawit Netti (seorang Penatua Jemaat Gunung Sinai Naikolan Kupang) menyelisik jejak langkah kehidupan dan pelayanan Pdt. Christiana Stefanny Vora Lada-Messakh, serta mewedarkannya dalam sebuah buku kecil dan tipis, yang profilnya  terlihat di bawah ini.

Senin, 18 Februari 2019

Marginalia: Meng-hari-ini-kan Injil di Bumi Pancasila Bergereja dengan Cita Rasa Indonesia


(Bagian ketiga)


Oleh: A. G. Hadzarmawit Netti


Catatan pengantar
Dalam tulisan bagian ketiga ini, saya ingin meninjau idealisme Nuban Timo tentang menggereja secara baru di Indonesia. Yang saya maksudkan dengan idealisme Nuban Timo di sini ialah cita-cita, harapan dan pelayanan  Nuban Timo dalam meng-hari-ini-kan Injil di bumi Pancasila serta meng-hari-ini-kan Gereja di Indonesia, sebagaimana diwedarkan dalam kesimpulan akhir: “Menggereja Secara Baru di Indonesia” (hlm. 463). Namun sebelum masuk ke dalam percakapan tentang menggereja secara baru di Indonesia versi Nuban, saya ingin mengutip alinea terakhir bab 16 (“Gereja sebagai Tanda Kerajaan Allah”) sebagai pintu masuk pembahasan.